RSS

INFEKSI PERINATAL

26 Feb

Pengertian :

Infeksi pada neonatus yang terjadi pada prenatal, antenatal, intranatal dan post natal.

 

Penyebab :

E. Coli, Pseudomonas Pyocyaneus, Klebsiela, Stapylococcus Aureus Coecus (Gonoccus).

  1. Infeksi Antenatal

Kuman masuk ke tubuh janin melalui sirkulasi ibu ke plasenta.

  1. Virus :  Rubella Poliomielitis, Variola, Vacuma Cocsakie, Cytomegalic Inclusion
  2. Spirochata :Treponema pallidum (Lues)
  3. Bakteri E. Coli  dan Listeria Monocytoganes
  4. Infeksi Intranatal

Terjadi dengan cara mikroorganisme dari vagina naik dan masuk ke dalam rongga amnion setelah ketuban pecah. Lebih dari 12 jam akan menyebabkan plasentitis dan amnionitis juga dapat terjadi pada ketuban belum pecah ; partus lama yang sering dilakukan manipulasi vagina, misal blennorhoe.

  1. Infeksi Pascanatal

Terjadi setelah bayi lahir melalui kontamiasi dengan alat-alat tidak steril, tindakan yang tidak antiseptik, atau infeksi silang, misal TN, Omfalitis dll.

 

Gejala :

Bayi malas minum, gelisah makan juga terjadi latergi, frekuensi pernafasan meningkat, BB menurun, muntah pergerakan kurang, diare, skerema, oedema, perdarahan, ikterus, kejang, suhu tubuh dapat normal, hipotermi dan hipertermi.

Penatalaksanaan :

  • Mengatur posisi tidur semi fowler
  • Bila suhu meningkat lakukan kompres dingin
  • Beri ASI sedikit demi sedikit
  • Bila Bayi muntah, posisikan bayi tidur miring.
  • Bila diare perhatikan personal hygiene dan keadaan lingkungan
  • Rujuk ke RS.

 

 

 

 
Leave a comment

Posted by on February 26, 2011 in kULiAh BiDaN

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: