RSS

Monthly Archives: March 2011

Tingkah Laku Balita yang Patut Dicurigai

Setiap orangtua pasti menginginkan anaknya lahir dengan sempurna tanpa cacat. Tapi beberapa gangguan tubuh terkadang muncul setelah anak dilahirkan. Untuk itu ketahui tingkah laku anak yang harus dicurigai oleh orangtua.

 

Tidak semua orangtua memperhatikan tingkah laku anaknya. Beberapa orang menganggap keterlambatan perkembangan yang dialami anaknya adalah suatu hal yang normal dan wajar. Padahal ada tingkah laku tertentu dari si kecil yang menunjukkan adanya gangguan dalam tubuhnya.

 

Seperti dikutip dari Familydoctor.org, Senin (3/5/2010) ada beberapa tingkah laku anak yang harus dicurigai terhadap kondisi autis, ADHD, bisu dan tuli, yaitu: Tingkah laku anak hiperaktif atau attention-deficit hyperactivity disorder (ADHD):

1. Memiliki kesulitan mengikuti petunjuk atau menjaga perhatia. Konsentrasinya hanya terhadap suatu kegiatan baik di sekolah maupun di rumah.

2. Terlihat seperti tidak mendengarkan orang lain berbicara.

3. Tidak bisa memperhatikan segala sesuatu secara mendetail.

4. Sering lupa terhadap sesuatu dan mudah terganggu.

5. Anak terlihat gelisah dan tidak bisa bermain atau duduk dengan tenang, senangnya bergerak atau berlari terus.

6. Berbicara atau memberikan jawaban secara ceplas ceplos dan sering menginterupsi orang.

7. Biasanya anak-anak ini memiliki gejala seperti itu setidaknya selama 6 bulan.

 

Tingkah laku anak yang memiliki autis

1. Menghindari memeluk atau melakukan kontak mata dengan orang lain.

2. Tidak menanggapi atau memberikan respons terhadap suara, bunyi dan namanya jika dipanggil.

3. Tidak berbicara dengan menggunakan bahasa yang benar dan kadang seperti berteriak.

4. Suka bolak-balik, berputar atau membenturkan kepalanya.

5. Memiliki perhatian khusus atau rutinitas tertentu dan menjadi marah jika kegiatan tersebut diganggu atau berubah.

6. Memiliki ekspresi wajah atau gerakan tertentu yang menjadi ciri khasnya dan tidak takut terhadap bahaya.

 

Tingkah laku anak yang memiliki gangguan pendengaran (tuli)

1. Anak kurang responsif terhadap suara dan keadaan disekitarnya kecuali bisa dinikmati dengan melihat.

2. Saat masih bayi, ia cenderung tidak kaget atau terbangun ketika mendengar suara yang keras saat tidur.

3. Cenderung untuk berusaha melihat wajah lawan bicaranya.

4. Anak hanya memberikan respons terhadap suara tertentu atau suara yang keras saja.

5. Sering memberikan jawaban yang salah terhadap suatu perintah atau pertanyaan dan meminta untuk mengulangi kata-kata.

6. Anak berbicara terlalu pelan atau keras serta ucapannya terkadang sulit untuk dimengerti.

7. Memiliki masalah tingkah laku dan juga nilai pelajaran yang terkadang di bawah rata-rata.

 

Tingkah laku anak yang memiliki gangguan bicara

1. Anak belum bisa mengeluarkan suara untuk menarik perhatian hingga usia 8-10 bulan.

2. Belum mampu mengeluarkan kata seperti ‘mama’ atau ‘dada’.

3. Tidak menunjukkan usaha untuk berkomunikasi jika membutuhkan sesuatu.

4. Tidak dapat meniru tingkah laku atau perkataan orang lain.

5. Masih gagap dan tidak bisa mengeluarkan kalimat yang dimengerti oleh orang lain. Jika orangtua melihat ada perilaku anaknya yang seperti itu, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter ahli untuk diagnosis lebih lanjut sehingga kondisi anak bisa ditangani lebih cepat.

 

sumber : detiknews

Advertisements
 
Leave a comment

Posted by on March 17, 2011 in InFo

 

Pelaku Seks Pemula Banyak Terinfeksi Virus Kanker Rahim

Montreal, Pasangan yang melakukan hubungan seks lebih awal tanpa menikah berpotensi tertular virus HPV (human papillomavirus) yang menjadi penyebab kanker serviks atau leher rahim. Survei yang dilakukan peneliti Eropa menemukan hampir 56 persen pasangan muda itu tidak sadar dirinya terinfeksi virus penyebab kanker leher rahim itu.

Dr Ann Burchell dan Dr Francois Coutlee dari Cancer Epidemiology Unit adalah peneliti yang memimpin studi HITCH Cohort Study (HPV Infection and Transmission in Couples through Heterosexual activity). Dalam jurnal Epidemiology and Sexually Transmitted Diseases juga disebutkan, jika salah seorang memiliki HPV maka hampir dapat dipastikan pasangannya akan terinfeksi HPV dengan tipe yang sama, bahkan risiko terinfeksinya bisa 50 kali lebih tinggi.

“Hasil ini menunjukkan bahwa infeksi HPV sangat umum terjadi pada pasangan muda dan sangat mudah berpindah. Untuk itu program-program pencegahan HPV seperti pemeriksaan kanker leher rahim dan vaksinasi HPV harus digalakkan,” jelas Dr Ann Burchell seperti dikutip dari Sciencedaily, Selasa (19/1/2010).

Partisipan yang menjadi subjek penelitian adalah perempuan muda yang masih duduk di bangku kuliah di University atau College/CEGEP, Montreal dan tentu saja dengan pasangan prianya. Dalam studi ini, umur sebuah pasangan dikategorikan masih baru jika kurang dari 6 bulan sedangkan jika lebih dari 6 bulan termasuk sudah lama.

Melalui beberapa pertanyaan mengenai sejarah seks dalam kuesioner dan tes laboratorium di bagian alat kelamin, diketahui bahwa 56 persen pasangan yang masih tergolong pasangan baru (kurang dari 6 bulan) sudah terinfeksi virus HPV penyebab kanker serviks atau leher rahim. “Hal ini mengindikasikan bahwa transmisi (perpindahan) virus HPV sangat rentan terjadi di awal-awal sebuah hubungan. Untuk itu pencegahan harus lebih fokus pada pasangan muda, terutama pada kalangan-kalangan yang berisiko melakukan seks dini seperti pasangan sekolah atau kampus,” kata Dr Francois dari Universite de Montreal.

HPV adalah adalah penyakit seks menular yang menyebabkan kanker pada bagian leher rahim, termasuk daerah vulva, vagina, anus dan penis. Tidak hanya perempuan yang bisa terkena penyakit ini, laki-laki pun bisa terinfeksi. Bahkan lebih dari 70 persen perempuan dan laki-laki mendapatkan virus ini secara bersamaan ketika berhubungan seks.

Gejala awal infeksi virus ini tidak begitu terlihat, setidaknya dibutuhkan waktu 1 hingga 2 tahun hingga virus ini benar-benar menunjukkan gejala. Gejala kanker serviks pada perempuan antara lain terjadi perdarahan vagina pada saat tidak menstruasi, darah berbau amis keluar dari vagina, nyeri, perdarahan setelah hubungan seksual, teraba ada benjolan di vagina.

Sementara itu pada pria, beberapa tipe virus HPV bisa menyebabkan kanker di daerah anus atau penis. Kedua jenis kanker ini jarang ditemukan tapi memang ada. Risiko lainnya yang bisa mengancam kesehatan pria adalah munculnya kutil di bagian kelamin.

sumber : detik.com

 
2 Comments

Posted by on March 17, 2011 in InFo

 

Awas! Gigi Berlubang Bisa Menular

Orang berpikir penyebab gigi berlubang adalah karena mengonsumsi permen, gula atau semua makanan dan minuman yang manis. Tapi peneliti menemukan orang yang punya gigi berlubang bisa menularkan ke orang lain. Bagaimana bisa?

Bakteri penyebab gigi berlubang dan gigi busuk disebut Streptococcus mutans. Bakteri ini bisa menular seperti halnya bakteri pilek atau flu yang menyebar dari satu orang ke orang lain.

Bagaimana cara menularkannya?

Tentu saja melalui kontak dengan orang yang punya gigi berlubang. Peneliti mengungkapkan jika seseorang berciuman dengan orang yang memiliki gigi berlubang akibat terinfeksi Strep mutans, maka bakteri ini akan berpindah dan menyebabkan gigi berlubang pada orang tersebut.

Hal ini juga bisa terjadi pada orangtua dengan anaknya jika ia saling berbagi sendok. Menurut peneliti berbagi alat seperti perlengkapan mandi atau makan bersama, serta melakukan kegiatan lain yang bersama dapat memindahkan partikel air liur dari satu mulut ke mulut lainnya. Gigi berlubang ini awalnya berasal dari gigi berongga. Gigi berongga adalah kerusakan di bagian gigi yang berkembang menjadi lubang.

Kondisi ini bisa disebabkan oleh kombinasi dari beberapa faktor seperti tidak membersihkan gigi dengan baik, sering mengemil, adanya plak di gigi serta kerusakan gigi yang terjad terus menerus.

“Gigi berlubang atau berongga adalah salah satu penyakit yang bisa menular, meski demikian Anda sebenarnya bisa mencegah hal tersebut,” ujar Gigi Meinecke, DDS, juru bicara dari Academy of General Dentistry, seperti dikutip dari Menshealth.com, Rabu (17/11/2010).

Menyikat gigi di pagi hari dan sesaat sebelum tidur belumlah cukup untuk membersihkan gigi. Karena seseorang tetap harus menyikat gigi setiap kali selesai makan untuk membersihkan bakteri di mulut yang juga ikut makan.

“Ketika bakteri tersebut mengonsumsi sisa-sisa makanan di gigi akan menghasilkan asam, dan nantinya asam inilah yang menyebabkan gigi berongga. Jika Anda tidak membersihkan gigi diantara waktu makan, maka gigi akan berada dalam lingkungan asam sepanjang hari dan asam ini akan menggerogoti gigi,” ungkap Meinecke.

Masalah gigi berlubang umumnya terjadi pada anak-anak, tapi sebenarnya siapa saja bisa mengalami termasuk bayi, orang dewasa ataupun orang yang sudah tua.

Jika gigi berlubang ini tidak ditangani dengan baik, maka akan memicu terjadinya pembusukan lebih parah yang dapat menyebabkan sakit gigi, infeksi, kehilangan gigi atau komplikasi lain.

sumber : detiknews

 
Leave a comment

Posted by on March 17, 2011 in InFo

 

Malas Ganti Bantal Bisa Bahaya!

Ada beberapa hal umum yang biasa kita lakukan ternyata tak baik untuk kesehatan. Beberapa hal berikut ini adalah di antaranya:

Tidak pernah mengganti bantal

Di pagi hari, pernah mendapati mata Anda berkantung, kepala serasa penuh sesak? Hm, mungkin Anda perlu melihat bantal Anda. Binatang-binatang kecil atau debu yang mengendap di bantal tersebut bisa menjadi masalah untuk kesehatan Anda. Jika tak pernah dicuci selama bertahun-tahun, bantal yang sering dipakai dan tak pernah dicuci bisa menyimpan kutu-kutu kecil, lengkap dengan kotoran mereka, dan setiap malam Anda pun menghirup itu semua. Begitu papar Steven M. Houser, MD, direktur bagian alergi dan sistem pernapasan di MetroHealth, Ohio. Alergen-alergen ini akan terakumulasi dan memicu alergi serta asma pada orang yang punya sensitif dengan hal tersebut. Disarankan untuk menggunakan alas yang bebas debu pada bantal dan matras.

Tak ingat kapan terakhir kali mengganti sikat gigi

Tak pernah mengganti sikat gigi sama dengan menabung bakteri pada mulut. Bakteri, jamur, dan virus siap menempel pada sikat gigi Anda lalu berpindah ke rongga mulut Anda. “Bakteri yang berkaitan dengan penyakit mulut dan kesehatan jantung bisa beranak pinak,” jelas Hemali Ajmera, DDS, dokter gigi kosmetik asal New York. Apalagi jika Anda menaruh sikat gigi tersebut bersama dengan sikat gigi anggota keluarga lainnya. Disarankan untuk mengganti sikat gigi setiap 3-4 bulan sekali. Namun, untuk anak-anak yang sering menggigit sikat giginya serta mereka yang mengenakan kawat gigi, disarankan untuk mengganti lebih sering.

Bayar utang tidur di akhir pekan

Di hari kerja, kebanyakan kita bangun pagi-pagi sekali, dengan badan agak mengantuk lalu menyemangati diri bahwa Anda bisa “balas dendam” tidur di akhir pekan. Sayangnya, hal ini justru tidak baik bagi tubuh. Menurut Jack D. Gardner, MD, direktur Medical Sleep Solutions Center di Dallas, tidur tidak seperti celengan, yang bisa Anda masukkan, lalu keluarkan sesuka hati. Tidur lebih lama di akhir pekan bisa mengubah sistem hormon tubuh yang mengatur ritme sirkadia Anda, yakni melatonin dan kortisol. Anda justru akan merasa lelah dan sulit tidur di malam harinya jika Anda bangun siang sekali di hari libur.

Sebaiknya, Anda tetap konsisten dengan pola tidur sehari-hari. Nyalakan lampu, buka tirai, paparkan diri pada sinar matahari untuk memberi sinyal pada diri bahwa sudah saatnya bangun.

Meregangkan punggung begitu bangun tidur (bahkan saat masih di tempat tidur)

Meregangkan punggung begitu bangun tidur memang bisa mengurangi sakit pada bagian punggung, namun ternyata bisa berbahaya bagi tulang punggung. “Saat tidur di malam hari, disk pada tulang punggung menyimpan air. Ketika Anda bangun tidur lalu langsung meregangkan tulang punggung, maka Anda menambah tekanan pada disk tersebut,” jelas Ted Dreisinger, PhD, FACSM, pimpinan Therapy Advisors, San Diego, AS.

Disarankan, sebelum meregangkan punggung di pagi hari, ambil waktu 10 menit untuk melakukan rutinitas, seperti minum kopi, mencuci wajah, dan menyikat gigi. Setelah itu, lakukan peregangan simpel, seperti menaruh kedua telapak tangan di pipi bokong, seperti menempelkan telapak ke kantung belakang celana, lalu regangkan badan ke belakang sambil bertumpu pada kedua telapak itu (seperti kayang), tahan 3 detik, ulangi 3-4 kali.

Tahan pipis

Saking sibuknya hari-hari Anda, keinginan untuk buang air kecil pun seringkali ditahan-tahan. Masalahnya, ketika Anda menahan buang air kecil, hal itu bisa merusak kantung kemih, jelas Tristi Muir, MD, dari University of Texas Medical Branch. Saat ini terjadi, kantung kemih Anda pun akan mengalami kesulitan untuk berkontraksi dengan baik, sehingga sulit untuk mengosongkan isinya. Hal ini bisa berakibat pada infeksi kantung kemih, atau kesulitan mengatur kantung kemih.

Amat disarankan untuk langsung membuang air seni begitu terasa keinginan untuk membuang air seni. Jika sering membuang air kecil adalah masalah, bicarakan dengan dokter Anda, atau kurangi asupan minum yang bersifat diuretik, seperti kafein, alkohol, makanan pedas, minuman berkarbonasi, cokelat, dan teh.

Menyampir tas laptop di satu sisi pundak yang sama

Perhatikan kebiasaan Anda dalam membawa tas. Apakah Anda menggunakan sisi yang sama terus menerus? Jika ya, coba gunakan sisi yang berlainan untuk mencegah masalah di kemudian hari. Menggendong barang berat di satu sisi yang sama berhari-hari bisa menyebabkan masalah pada otot dan sakit di bagian leher, pundak, dan lengan. Menenteng tas tangan juga bisa memicu sakit pada lengan akibat gerakan mencengkeram serta memutar tangan. Karena itu, cobalah untuk mengganti pundak sebagai tumuan tas dalam kegiatan sehari-hari.

Hak tinggi setiap hari? Waspadalah!

Memakai hak tinggi mungkin terlihat menarik, tetapi jika dikenakan terus menerus, otot tendon Achilles Anda bisa memendek, dan jika kondisi ini sudah terjadi, saat Anda melepas sepatu hak tinggi, maka Anda akan menarik tulang tumit dan menempatkan Anda pada kondisi yang sangat menyakitkan. Kondisi menyakitkan ini pada akhirnya akan menyebabkan peradangan pada jaringan yang menjalar ke telapak kaki, menambah masalah pada bagian berlemak telapak kaki, yang sebenarnya akan berkurang seiring bertambah usia, sehingga ketika Anda mencoba menggunakan hak tinggi, situasi justru akan makin parah.

Sebelum itu terjadi, sering-seringlah ganti sepatu hak tinggi Anda dengan sepatu datar, kalau bisa, berjalan tanpa alas sesekali di atas rumput (yang bebas dari benda tajam) juga bisa membantu kesehatan telapak kaki Anda.

sumber : Kompas

 
Leave a comment

Posted by on March 17, 2011 in InFo

 

Membakar Lemak Lebih Cepat Saat Jalan Kaki

Meskipun olahraga jalan kaki seringkali dianggap “kurang menantang”, namun Anda bisa membakar lemak lebih banyak jika tahu caranya. Anda bahkan tak perlu melakukan upaya terlalu keras.

Hindari tanjakan yang curam

Jangan menganggap bahwa berjalan di jalanan yang menanjak dan curam lebih baik dalam membakar kalori. “Lebih baik menjaga kecepatan Anda pada tanjakan yang sedang daripada melambat pada tanjakan yang lebih curam,” kata Mark Fenton, penulis buku The Complete Guide to Walking.

Ayunkan lengan Anda

Saat berjalan, lengan kita otomatis akan mengayun mengikuti irama langkah kita. Ayunkan lengan Anda yang menekuk dengan penuh semangat. Selain bisa membuat Anda berjalan lebih cepat, juga membakar lebih banyak kalori, demikian menurut Lee Scott, pelatih jalan dan direktur WoW Power Walking di Toronto.

Ambil langkah-langkah kecil

Cara terbaik untuk meningkatkan kecepatan langkah dan pembakaran kalori adalah mengambil langkah-langkah yang lebih pendek dan lebih cepat, jelas Scott. Berjalanlah dalam 100 langkah, kemudian pulihkan diri selama satu menit. Melangkah lagi 100 langkah, lalu coba untuk mengurangi waktu break lima detik dari waktu Anda. Ulangi 12 kali.

Tetapkan titik tujuan

Therese Iknoian, penulis buku Fitness Walking, menyarankan Anda untuk memilih penanda (misalnya rambu berhenti, bangku taman, dan lain sebagainya) dan mempercepat langkah Anda sampai Anda mencapai titik tujuan tersebut. Lalu berjalanlah lebih lambat untuk jarak yang sama.

Libatkan otot betis

Ketika kaki Anda menapakkan kaki bagian depan, tolakkan kaki Anda seolah sedang membersihkan permen karet dari sol sepatu Anda, kata Iknoian. Hal ini akan membuat betis, hamstring (otot sepanjang belakang paha hingga belakang lutut), dan otot-otot bokong ikut bekerja. Semakin banyak otot yang Anda gunakan, semakin banyak kalori yang Anda bakar.

Pilih sepatu yang tepat

Untuk mendapatkan kekuatan terbesar dari tolakan kaki Anda, pilih sepatu dengan bantalan yang minim, namun dengan bagian depan sepatu yang fleksibel atau lentur, kata Fenton.

Berdiri tegak

Ketika tubuh Anda dalam posisi lurus, punggung dan otot-otot bokong mampu bekerja lebih bertenaga, sehingga Anda bisa berjalan lebih cepat dan membakar lebih banyak kalori. Berdirilah dengan tegak, regangkan otot-otot punggung dengan tulang belakang lurus. Pastikan telinga dan pundak Anda juga sejajar dengan pinggul.

Tingkatkan detak jantung

Bila Anda mengenakan monitor detak jantung, Anda bisa bertindak sebagai pelatih pribadi yang menjaga Anda untuk melangkah dalam kecepatan membakar lemak yang optimal. “Itu memberikan Anda dorongan ketika langkah Anda terlalu melambat, tapi juga memperlambat Anda jika Anda mendorong terlalu keras,” ujar Iknoian.

Tambahkan kekuatan

Gerakan sederhana seperti push-up dan lunge menyebabkan lebih banyak otot yang bekerja untuk pembakaran utama, jelas Harley Pasternak, pelatih pribadi para selebriti (di antaranya Hilary Duff). Ketika Anda berjalan, berhentilah setiap lima menit dan lakukan gerakan push-up atau lunge ini selama satu menit. Tambahan kekuatan ini akan membantu Anda melancarkan metabolisme dalam jangka panjang.

sumber : Kompas

 
Leave a comment

Posted by on March 17, 2011 in InFo

 

Risiko yang Timbul dari Pernikahan Sedarah

Dari seluruh penduduk dunia, kemungkinan sekitar 20-50 persen melakukan pernikahan antar kerabat dengan pasangan hidup berasal dari leluhur yang sama. Benarkah pernikahan sedarah (garis keturunan yang dekat) berisiko mendatangkan keturunan yang cacat?

Pernikahan sedarah yang dimaksud disini adalah antar sepupu, satu marga atau yang garis keluarganya dekat, tapi bukan sedarah kandung atau incest.

Pernikahan sedarah banyak terjadi biasanya si pasangan baru sadar setelah merunut garis keluarganya. Pernikahan sedarah juga terjadi pada Charles Darwin yang menikah dengan sepupu pertamanya Emma.

“Salah satu bahaya yang bisa timbul dari pernikahan sedarah adalah sulit untuk mencegah terjadinya penyakit yang terkait dengan gen buruk orangtua pada anak-anaknya kelak,” ujar Debra Lieberman dari University of Hawaii, seperti dikutip dari LiveScience, Senin (31/5/2010).

Lieberman menuturkan pernikahan dengan saudara kandung atau saudara yang sangat dekat bisa meningkatkan secara drastis kemungkinan mendapatkan dua salinan gen yang merugikan, dibandingkan jika menikah dengan orang yang berasal dari luar keluarga.

Hal ini disebabkan masing-masing orang membawa salinan gen yang buruk dan tidak ada gen normal yang dapat menggantikannya, sehingga pasti ada beberapa masalah yang nantinya bisa menyebabkan anak memiliki waktu hidup pendek.

Profesor Alan Bittles, direktur dari pusat genetik manusia di Perth, Australia telah mengumpulkan data mengenai kematian anak yang dilahirkan dari pernikahan antara sepupu dari seluruh dunia.

Diketahui bahwa adanya peningkatan risiko tambahan kematian sekitar 1,2 persen dibandingkan pernikahan bukan saudara dekat. Sementara itu untuk cacat lahir terdapat peningkatan risiko sekitar 2 persen pada populasi umum dan 4 persen pada pernikahan yang orangtuanya memiliki kekerabatan dekat.

Kondisi genetik yang lebih umum terjadi pada pernikahan kerabat adalah gangguan resesif langka yang bisa menyebabkan berbagai macam masalah, seperti kebutaan, ketulian, penyakit kulit dan kondisi neurodegeneratif.

“Hampir semua orang membawa mutasi genetik, tapi ketika suatu populasi memiliki ruang lingkup yang kecil maka mutasi gen akan menjadi lebih sering terjadi,” ungkap Prof Bittles, seperti dikutip dari BBC.

Jika dua orang yang membawa gen resesif mereproduksi, maka anak-anaknya memiliki satu dari empat kesempatan untuk memiliki kelainan tersebut dan satu dari dua anak memiliki kesempatan menjadi pembawa sifat (carrier).

Hal inilah yang membahayakan pernikahan sedarah atau memiliki hubungan kekeluargaan yang dekat, karena risiko penyakit atau kondisi genetik tertentu menjadi lebih besar.

Prof Bittles menjelaskan sangat penting bagi orang yang akan menikah untuk melakukan pemeriksaan genetik terlebih dahulu agar bisa mencegah dampak yang mungkin terjadi pada anak-anaknya. Cara ini merupakan penyaringan selektif yang jauh lebih efektif.

sumber : detiknews

 
Leave a comment

Posted by on March 17, 2011 in InFo

 

Penyebab Orang Mengantuk Saat Puasa

 

Sebagian besar orang puasa akan mengalami rasa kantuk yang tak tertahankan pada siang hari. Apa yang menyebabkan orang jadi gampang mengantuk saat puasa? Ternyata bukan hanya kurang tidur yang menjadi penyebabnya, tapi juga karena metabolisme tubuh yang berubah.

Perubahan pola tidur pada orang yang berpuasa membuat jumlah jam tidurnya berkurang karena harus terbangun dinihari. Tapi ini sebenarnya bisa disiasati dengan tidak begadang atau tidur terlalu larut. Tubuh juga akan mulai menyesuaikan irama tidur selama puasa. Tapi sebagian besar penyebab mengantuk yang teramat sangat adalah menurunnya kadar glukosa dalam darah yang membuat otak sulit berkonsentrasi.

Otak mendapatkan energi dalam bentuk glukosa, sehingga jika aliran glukosa ke jaringan otak berkurang akan mempengaruhi kinerja dari otak. Otak mengonsumsi 60 persen asupan glukosa tubuh.

Dikutip dari Fitnessspotlight, Rabu (11/8/2010) setelah energi yang dihasilkan oleh makanan sudah menipis, maka hati akan mengeluarkan cadangan glikogen yang disimpan untuk membantu memberikan energi bagi tubuh sehingga otak dan sistem tubuh lainnya bisa bekerja maksimal. Jika cadangan energi di tubuh tidak cukup untuk memberikan energi tambahan dalam melakukan kegiatan sehari-hari, maka tubuh akan merasa lemas dan terjadi penurunan kadar gula darah, kondisi ini bisa menyebabkan seseorang merasa kantuk.

Karena itu sebagian besar orang akan mulai merasa kantuk ketika sudah memasuki siang hari yang mana pada saat tersebut cadangan energi di dalam tubuh orang berpuasa sudah mulai berkurang.

Faktor lain adalah kekurangan zat besi di dalam tubuh bisa membuat seseorang merasa kantuk saat siang hari. Hal ini biasanya disebabkan asupan zat besi yang kurang saat sahur. Untuk menyiasati agar tubuh tidak cepat mengantuk saat berpuasa adalah dengan mengonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat kompleks. Karbohidrat kompleks seperti beras merah, ubi, jagung, singkong, oatmeal, roti gandum akan menahan glikogen lebih lama untuk menghasilkan glukosa.

Yang tak kalah penting jangan lupakan makanan yang mengandung zat besi seperti sayuran berdaun hijau, ikan teri dan juga kacang-kacangan. Karena zat besi membuat tubuh akan banyak menyerap oksigen sehingga tidak cepat mengantuk.

sumber : detiknews

 
Leave a comment

Posted by on March 17, 2011 in InFo